STIKes Bakti Utama Pati Gaspol Tingkatkan Mutu! Pembukaan Monev Resmi Digelar

STIKes Bakti Utama Pati Gaspol Tingkatkan Mutu! Pembukaan Monev Resmi Digelar

Pati. 28 April 2026– Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi dan meningkatkan daya saing institusi, STIKes Bakti Utama Pati resmi menggelar kegiatan Pembukaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang diselenggarakan oleh Pusat Penjaminan Mutu (P2M) bersama Gugus Kendali Mutu (GKM) pada masing-masing program studi.

Kegiatan yang dilaksanakan hari ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat budaya mutu di lingkungan kampus, sekaligus memastikan seluruh proses akademik, tata kelola, serta pelayanan pendidikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Monitoring dan evaluasi juga menjadi langkah penting dalam mewujudkan perbaikan berkelanjutan demi terciptanya institusi pendidikan kesehatan yang unggul, profesional, dan terpercaya.

Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran pimpinan, struktural, ketua program studi, dosen, serta unit-unit terkait di lingkungan STIKes Bakti Utama Pati. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat, antusias, dan optimisme untuk bersama-sama membawa kampus menuju kualitas yang semakin baik.

Dalam sambutannya, Ketua P2M Ibu Bd. Sri Hadi Sulistyaningsih, S.Si.T., M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi bukan sekadar agenda administratif, melainkan sarana penting untuk menilai capaian serta melakukan pembenahan di berbagai lini.

“Monitoring dan evaluasi adalah bagian dari proses pembelajaran institusi. Dari kegiatan ini kita dapat melihat apa yang sudah baik, apa yang perlu diperbaiki, dan bagaimana langkah ke depan agar mutu STIKes Bakti Utama Pati terus meningkat,” ungkap beliau.

Beliau juga menegaskan bahwa budaya mutu harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tim penjaminan mutu semata. Seluruh unsur civitas akademika perlu terlibat aktif dalam membangun sistem pendidikan yang efektif dan berorientasi pada hasil terbaik bagi mahasiswa.

Sementara itu, Ibu Wella Anggraini, S.ST., M.K.M. dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antarunit dan program studi agar proses monitoring dan evaluasi dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata.

“Monev bukan untuk mencari kekurangan, tetapi untuk menemukan peluang perbaikan. Dengan kerja sama yang baik antarunit, kita akan mampu menciptakan pelayanan pendidikan yang semakin prima dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja,” tutur beliau.

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pada masing-masing program studi nantinya akan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pelaksanaan pembelajaran, administrasi akademik, capaian kinerja, pengelolaan dokumen mutu, hingga tindak lanjut hasil evaluasi sebelumnya. Dari hasil tersebut akan disusun rekomendasi sebagai dasar pengembangan program studi ke depan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, STIKes Bakti Utama Pati kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi kesehatan yang tidak hanya fokus pada proses pembelajaran, tetapi juga serius dalam membangun sistem manajemen mutu yang berkelanjutan.

Acara pembukaan ditutup bersama jajaran struktural dan seluruh unit terkait dengan semangat kebersamaan serta harapan agar rangkaian monitoring dan evaluasi berjalan lancar, objektif, dan memberikan hasil terbaik bagi kemajuan institusi.

LINTAS (LANGKAH INTEGRITAS, DONOR DARAH TANPA BATAS) WUJUD NYATA INTEGRITAS DAN KEPEDULIAN MAHASISWA

LINTAS (LANGKAH INTEGRITAS, DONOR DARAH TANPA BATAS) WUJUD NYATA INTEGRITAS DAN KEPEDULIAN MAHASISWA

Pati, 09 April 2026, Badan Eksekutif (BEM) Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMKA) Diploma Tiga Kebidanan serta Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan STIKes Bakti Utama Pati  bekerjasama dengan PMI Kabupaten Pati menyelenggarakan kegiatan donor darah bertema “LINTAS (Langkah Integritas, Donor Darah Tanpa Batas). Kegiatan ini berlangsung di ruang D1 dan diikuti oleh mahasiswa serta civitas akademika sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kemanusiaan.

Sebelum melakukan donor darah, peserta terlebih dahulu menjalani proses screening. Tahapan ini meliputi pemeriksaan kondisi kesehatan dasar untuk memastikan calon pendonor memenuhi syarat serta menjamin keamanan darah bagi penerima. Proses ini juga penting untuk melindungi pendonor dari risiko kesehatan selama dan setelah donor darah.

Setelah dinyatakan lolos screening, peserta mengikuti proses pengambilan darah yang dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional. Prosedur ini menggunakan peralatan steril dan sekali pakai guna menjaga keamanan, kenyamanan, serta kualitas darah yang akan digunakan untuk transfusi. Febi Mahasiswa Diploma Tiga Kebidanan mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan donor darah ini memberikan pengalaman yang sangat berarti. Ia merasa bangga dapat berkontribusi secara langsung dalam membantu sesama, sekaligus semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan diri agar dapat terus memberikan manfaat bagi orang lain.

Usai mendonorkan darah, peserta menjalani masa observasi singkat selama 10–15 menit untuk memastikan kondisi tetap stabil. Area bekas pengambilan darah ditutup dengan kasa steril dan plester. Sebagai bentuk pemulihan, panitia menyediakan susu dan makanan ringan guna membantu mengembalikan energi serta cairan tubuh yang hilang. Peserta juga mendapatkan edukasi singkat mengenai perawatan pasca donor sebelum meninggalkan lokasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan civitas akademika Stikes Bakti Utama Pati dapat menjadi pelopor dalam menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan kemanusiaan. Selain itu, kegiatan donor darah ini juga berkontribusi dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Zahra kurnia_Diploma Tiga Kebidanan

Halal Bihalal BEM STIKES Bakti Utama Pati Pererat Silaturahmi Civitas Akademika

Halal Bihalal BEM STIKES Bakti Utama Pati Pererat Silaturahmi Civitas Akademika

Pati, 30 Maret 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKES Bakti Utama Pati menyelenggarakan kegiatan halal bihalal sebagai rangkaian akhir kegiatan semarak Ramadhan dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar civitas akademika. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula STIKES Bakti Utama Pati dan diikuti oleh seluruh elemen kampus, mulai dari mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan.

Peserta yang hadir terdiri atas mahasiswa dari berbagai program studi, yakni Diploma Tiga Kebidanan, Sarjana Kebidanan, Sarjana Fisioterapi, serta Pendidikan Profesi Bidan. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Suasana kekeluargaan terasa kental saat seluruh peserta saling bersalaman dan bertukar ucapan maaf.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan lomba Semarak Ramadhan 1447 H, yang terdiri dari lomba desain poster Ramadhan, tilawah, fashion show dan lagu religi.

Mauliyah Amanda  mahasiswa Sarjana Kebidanan mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. Ia merasa senang dapat mengikuti halal bihalal karena menjadi awal yang baik setelah libur Lebaran sebelum kembali menjalani aktivitas perkuliahan. “Kegiatan ini memberikan semangat baru bagi kami untuk memulai perkuliahan dengan hati yang lebih bersih dan penuh kebersamaan,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BEM STIKes Bakti Utama Pati berharap nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan dapat terus terjaga, serta menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan harmonis.

Rizky Eka Febianty – Mahasiswa Diploma Tiga Kebidanan

Semangat Inovasi Mahasiswa STIKes BUP dalam Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026

Semangat Inovasi Mahasiswa STIKes BUP dalam Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026

Pati, 02 April 2026 – Dalam upaya meningkatkan kreativitas dan daya saing mahasiswa di bidang akademik, STIKes Bakti Utama Pati menyelenggarakan kegiatan Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026 yang bertempat di ruang rapat STIKes Bakti Utama Pati pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Bapak Fajar Nugraha, S.Kom., M.Kom., MOS dan Ibu Zulhijriani, S.S.T., M.Kes. Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa terkait penyusunan proposal PKM yang berkualitas dan inovatif.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai jenis skema PKM, teknik penulisan proposal yang baik dan benar, hingga strategi dalam mengembangkan ide kreatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung serta mendapatkan feedback terkait ide-ide yang mereka miliki.

Wakil Ketua III, Ibu Uswatun Kasanah menyampaikan ““Ikutilah workshop ini dengan penuh semangat dan kesungguhan, karena selain menjadi langkah awal meraih prestasi melalui Program Kreativitas Mahasiswa, ketelitian dalam memahami kaidah penulisan juga akan menghindarkan kalian dari kesalahan yang dapat mengurangi kualitas proposal.”

Kegiatan workshop ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang antusias dalam mengembangkan potensi diri melalui ajang PKM. Partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan ini menunjukkan semangat untuk berinovasi serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan mengikuti kegiatan ini, saya menjadi lebih memahami kaidah penulisan serta detail format proposal Program Kreativitas Mahasiswa, sehingga lebih siap menyusun proposal yang sistematis dan berkualitas.”ujar Ahamad Lubab, Mahassiwa Program Studi S1 Fisioterapi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati mampu menghasilkan karya-karya inovatif yang tidak hanya berdaya saing di tingkat nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat budaya akademik yang kreatif, kolaboratif, dan produktif di lingkungan kampus.

Zahne Putri Assyifa Ramadhani (S1 Fisioterapi)