Semangat Kepedulian Ramadhan: STIKes BUP Salurkan Zakat Fitrah untuk Masyarakat

Semangat Kepedulian Ramadhan: STIKes BUP Salurkan Zakat Fitrah untuk Masyarakat

Pati, Bulan suci Ramadhan menjadi momentum bagi mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati untuk menumbuhkan nilai kepedulian, ketakwaan, dan tanggung jawab sosial kepada sesama. Melalui kegiatan penyaluran zakat fitrah Ramadhan 1447 H, mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Kebidanan (Himka) berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di sekitar kampus pada Minggu (8/3/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial yang ditanamkan kepada mahasiswa, sekaligus sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kepekaan terhadap kondisi masyarakat di lingkungan sekitar.

Para mahasiswa bersama-sama melakukan berbagai persiapan, mulai dari pendataan zakat yang telah terkumpul, pengemasan beras zakat fitrah, hingga pengelompokan paket zakat yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Seluruh proses dilakukan dengan penuh semangat kerja sama dan kebersamaan.

Suasana gotong royong terlihat jelas selama proses persiapan berlangsung. Para mahasiswa saling membantu memastikan setiap paket zakat telah dipersiapkan dengan baik sebelum disalurkan kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi aktivitas sosial, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.

Salah satu panitia kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan rasa peduli dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa. Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk memperkuat nilai ketakwaan sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Amarta, salah satu panitia zakat.

Setelah seluruh persiapan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pendistribusian zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan kampus STIKes Bakti Utama Pati. Penyaluran dilakukan secara tertib kepada warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat.

Bagi masyarakat, bantuan zakat fitrah tersebut menjadi bentuk perhatian dan kebersamaan yang sangat berarti, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Salah satu warga penerima zakat, Mbah Tarman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh mahasiswa. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati yang sudah berbagi kepada kami. Semoga kebaikan ini menjadi amal dan membawa berkah bagi semuanya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban ibadah zakat fitrah, tetapi juga memperkuat nilai ketakwaan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat.

Kegiatan penyaluran zakat fitrah ini pun mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat. Kehadiran mahasiswa yang terlibat langsung dalam kegiatan sosial tersebut menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi, nilai kemanusiaan, serta kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati.

Penulis:
Zhulfia Eka Putri Ramadhani
Bidang Pengabdian Masyarakat – BEM STIKes Bakti Utama Pati

Semangat Berbagi di Bulan Suci BEM dan HIMKA Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H

Semangat Berbagi di Bulan Suci BEM dan HIMKA Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H

Pada hari Minggu, 8 Maret 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMKA) STIKes Bakti Utama Pati menyelenggarakan kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H yang dilaksanakan di depan STIKes Bakti Utama Pati. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial mahasiswa dalam memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk berbagi kebaikan kepada masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan diawali arahan singkat dari panitia kepada seluruh mahasiswa yang terlibat.

Setelah seluruh persiapan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada masyarakat di sekitar lokasi. Mahasiswa panitia membagikan paket takjil kepada pengendara, pejalan kaki, dan warga sekitar menjelang waktu berbuka puasa dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keamanan.

Selain itu, sebagian panitia juga mengantarkan takjil langsung ke warga di sekitar lingkungan kampus sebagai bentuk kepedulian dan upaya berbagi kebahagiaan. Kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi makanan, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial.Kegiatan berbagi takjil ini mendapat respon positif dari masyarakat, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian para mahasiswa di bulan suci Ramadhan.

Salah satu perwakilan panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Kami berharap kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan mahasiswa serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BEM dan HIMKA STIKes Bakti Utama Pati berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat, khususnya di momentum bulan suci Ramadhan.

Oleh: Wafiq Indah Melani Putri-Bidang Kerohanian-HIMKA STIkes Bakti Utama Pati

Semarak Ramadhan 1447 H di STIKes Bakti Utama Pati: Ajang Kreativitas dan Kebersamaan

Semarak Ramadhan 1447 H di STIKes Bakti Utama Pati: Ajang Kreativitas dan Kebersamaan

Pati, 27 Februari 2026 — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, STIKes Bakti Utama Pati menyelenggarakan kegiatan Lomba Semarak Ramadhan yang berlangsung di Aula kampus pada Jumat (27/2), pukul 08.00–11.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa serta siswa SMK dengan penuh antusiasme. Berbagai perlombaan digelar dalam kegiatan ini, meliputi lomba poster, tilawah, fashion show, dan lagu religi. Lomba poster dilaksanakan secara daring, sementara lomba lainnya diselenggarakan secara langsung di aula dengan suasana yang meriah.

Lomba poster yang diikuti oleh mahasiswa dari prodi Diploma Tiga Kebidanan, Sarjana Kebidanan dan Sarjana Fisioterapi, lomba ini dilaksanakan secara online.

Sementara itu, lomba tilawah diikuti oleh 5 peserta mahasiswa dan berlangsung dengan khidmat.

Lomba fashion show menjadi salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian karena melibatkan kolaborasi antara mahasiswa dan siswa SMK dengan total 30 peserta. Para peserta menampilkan kreativitas busana bernuansa islami.

Adapun lomba lagu religi diikuti oleh 27 peserta dari kalangan mahasiswa dan siswa SMK. Penampilan para peserta turut menambah semarak suasana dengan nuansa religius yang kental.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan kreativitas serta kemampuan terbaik mereka, sementara dukungan penonton turut mempererat kebersamaan antar peserta.

Salah satu penonton mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatannya sangat menarik dan menginspirasi. Selain menghibur, acara ini juga memberikan nuansa religius yang kuat, apalagi di bulan Ramadhan,” ujarnya.

Kegiatan Lomba Semarak Ramadhan 1447 H ini diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan bakat, peningkatan nilai spiritual, serta mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan siswa SMK. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan kemahasiswaan yang lebih inovatif di masa mendatang.

Oleh: Rahma Amalia-Mahasiswa Diploma Tiga Kebidanan

Mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati Raih Prestasi Membanggakan pada Kejuaraan Nasional Karate Piala Menpora RI BMI RAKASHIMA 2026

Mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati Raih Prestasi Membanggakan pada Kejuaraan Nasional Karate Piala Menpora RI BMI RAKASHIMA 2026

Komitmen STIKes Bakti Utama Pati dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang akademik maupun nonakademik kembali membuahkan hasil positif. Hal ini dibuktikan melalui prestasi yang diraih oleh mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati pada ajang Piala Menpora RI BMI RAKASHIMA National Karate Championship Series 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 6–8 Februari 2026 di Gedung Wanita Jepara.

Kejuaraan nasional tersebut merupakan salah satu ajang olahraga di Indonesia. Kompetisi ini diikuti oleh atlet-atlet dari berbagai daerah, institusi, serta unsur TNI dan Polri, sehingga tingkat persaingan berlangsung sangat ketat dan kompetitif.

Kejuaraan ini dipertandingkan berbagai kategori, mulai dari debutan. Setiap atlet dituntut untuk menunjukkan kemampuan teknik, fisik, strategi, serta mental bertanding yang prima untuk dapat melaju hingga babak final.

Pada ajang tersebut, mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati berhasil menunjukkan performa yang membanggakan dan meraih prestasi pada beberapa nomor pertandingan. Mulya Kirana Kristyani berhasil meraih Juara III pada kategori Debutan Senior TNI/Polri Kata Perorangan Putri. Prestasi ini diraih melalui penampilan kata yang solid, presisi gerakan, serta penguasaan teknik yang baik, sehingga mampu bersaing dengan atlet-atlet debutan terbaik dari berbagai daerah.

Sementara itu, prestasi juga diraih oleh Maelasyn Al Rakhman yang sukses meraih Juara II pada kategori Umum Kumite Senior TNI/Polri kelas −50 kg. Pada nomor kumite, atlet dituntut untuk memiliki kecepatan, ketepatan membaca lawan, kekuatan fisik, serta strategi bertanding yang matang. Keberhasilan mencapai posisi kedua nasional ini mencerminkan kemampuan bertanding yang kompetitif serta semangat juang yang tinggi hingga pertandingan final.

Keikutsertaan mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati dalam kejuaraan nasional ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian medali, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran berharga dalam pembentukan karakter mahasiswa. Nilai-nilai seperti disiplin, sportivitas, kerja keras, ketangguhan mental, serta kemampuan mengelola tekanan kompetisi menjadi bagian penting yang diperoleh melalui pengalaman bertanding di tingkat nasional.

Institusi senantiasa mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti kegiatan kemahasiswaan dan kompetisi eksternal sebagai bagian dari penguatan soft skills dan prestasi nonakademik tidak hanya dalam bidang kesehatan tetapi juga dalam pengembangan minat dan bakat mahasiswa di berbagai bidang.

Pihak STIKes Bakti Utama Pati menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian prestasi yang diraih oleh para mahasiswa. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, serta membawa nama baik STIKes Bakti Utama Pati di tingkat regional maupun nasional. Diraihnya prestasi ini, STIKes Bakti Utama Pati menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan mahasiswa berprestasi melalui pendampingan, fasilitasi kegiatan, serta penguatan iklim kemahasiswaan yang kondusif dan berkelanjutan.

Nur Annisa Fauziyah_Humas dan Kerjasama STIKes Bakti Utama Pati

Kampung ASI Bangkit: STIKes Bakti Utama Pati Memberikan Donasi dan Edukasi untuk Pemberdayaan Ibu dan Anak Pasca Banjir di Desa Binaan Desa Tondomulyo, Jakenan. Pati

Kampung ASI Bangkit: STIKes Bakti Utama Pati Memberikan Donasi dan Edukasi untuk Pemberdayaan Ibu dan Anak Pasca Banjir di Desa Binaan Desa Tondomulyo, Jakenan. Pati

Tondomulyo, Senin (02/02/2026) — STIKes Bakti Utama Pati melalui Kampung ASI menyelenggarakan kegiatan Penyaluran Donasi dan Pemberian Edukasi untuk Pemberdayaan Ibu dan Anak Pasca Banjir yang bertempat di Balai Desa. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan agenda pembukaan oleh MC, menyayikan lagu indonesia raya, sambutan-sambutan, doa, penyerahan donasi dilanjutkan pemeriksaan kesehatan dan edukasi kemudian aksi nyata bersih bersih desa pasca banjir lalu diakhiri kegiatan door to door pada sebagian sasaran.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas, Kepala Desa, Ketua STIKes Bakti Utama Pati, Bidan Desa, Perawat Desa, Kader serta Sasaran Kegiatan yang terdiri dari ibu hamil, ibu bersalin, dan ibu menyusui. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak, khususnya pada masa pemulihan pasca bencana banjir. Sambutan acara diberikan oleh Pimpinan STIKes Bakti Utama Pati Ibu Irfana Tri Wijayanti, S.Si.T., M.Kes., M.Keb menyampaikan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dalam mendukung pemulihan kesehatan ibu dan anak pasca bencana. Pak Nur Yahya, S.Kom selaku Kepala Desa Tondomulyo menyampaikan trimakasih atas kegiatan yang dilaksanakan Kampung ASI untuk Masyarakat Desa Tondomulyo dan sambutan terakhir dari Ibu Murtiningsih Rahayu, S.Keb., Bdn selaku Kepala UPTD Puskesmas Jakenan menyampaikan pentingnya adanya edukasi pasca banjir terutama terkait gizi karena pada beberapa bantuan yang didapatkan sebelumnya ada yang memberikan berupa makanan instan lalu tidak terlupa harus terus ditindak lanjuti dengan adanya kunjungan rumah, di support lingkungan yang baik dan dukungan keluarga.

Bidan Desa yaitu Ibu Bidan Iin Pujiangsih, Amd.Keb senantiasa medampingi kegiatan kita. Pelaksanaan kegiatan Kampung ASI Bangkit ini melibatkan civitas akademika STIKes Bakti Utama Pati, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMKA) yang terdiri dari HIMKA Sarjana dan Profesi Kebidanan serta HIMKA D3 Kebidanan. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan donasi, foto bersama serta rangkaian pemeriksaan kesehatan dan edukasi bagi sasaran. Edukasi difokuskan pada penguatan kesehatan ibu dan bayi, dukungan menyusui, serta upaya promotif preventif yang relevan dengan kondisi pasca banjir. Setelah itu ada Aksi nyata bersih bersih desa pasca banjir terakhir kegiatan kunjungan door to door.

Usai kegiatan di balai desa, tim bersama kader melaksanakan kunjungan door to door sesuai wilayah masing-masing untuk memastikan bantuan dan edukasi menjangkau sasaran yang membutuhkan. Total 49 paket bantuan yang disalurkan, 18 paket di antaranya diberikan melalui kunjungan door to door. Seluruh donasi yang dihimpun merupakan donasi dari civitas akademika STIKes Bakti Utama Pati telah disalurkan sepenuhnya kepada masyarakat sasaran. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam pemulihan kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperkuat peran komunitas dan kader kesehatan di tingkat desa.

Salah satu penerima bantuan yaitu ibu heni yang merupakan salah satu ibu menyusui mengucapkan terimakasih kepada Kampung ASI atas support dan bantuan yang diberikan. Beliau menyatakan harapannya agar proses menyusuinya berjalan lancar bisa berhasil menyusui 6 bulan dan meneruskan menyusui selama 2 tahun “Trimakasih saya ucapkan kepada Kampung ASI STIKes Bakti Utama Pati yang telah melaksakanan kegiatan hari ini, harapannya saya bisa terus meyusui dengan berhasil eklusif 6 bulan dan kemudian melanjutkan menyusui yang dibersamai MPASI”.

Kami STIKes Bakti Utama Pati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berpartisipasi. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua. Aamiin.

Nur Annisa Fauziyah, S.ST., M.K.M
Bagian Humas dan Kerjasama
STIKes Bakti Utama Pati

STIKes Bakti Utama Pati Berdayakan Keluarga Atasi Nyeri Payudara Ibu Menyusui

STIKes Bakti Utama Pati Berdayakan Keluarga Atasi Nyeri Payudara Ibu Menyusui

PATI – Tim dosen Program Studi Pendidikan Profesi Bidan STIKes Bakti Utama Pati melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pemberdayaan Keluarga dalam Penanganan Nyeri Payudara Ibu Menyusui (Tugas Keluarga ke-4 dan ke-5)” di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, pada 24-28 Januari 2026.

Kegiatan yang diketuai Bd. Uswatun Kasanah, S.Si.T., M.Kes. bersama Ana Rofika, S.S.T., M.Kes., M.Keb. ini melibatkan lima mahasiswa profesi bidan dan menyasar lima ibu nifas beserta keluarganya. Program ini merupakan tindak lanjut dari pendampingan sebelumnya yang telah membahas tiga tugas keluarga dalam bidang kesehatan.

Nyeri payudara masih menjadi keluhan umum ibu pada hari-hari awal menyusui. Kondisi ini kerap menyebabkan ketidaknyamanan bahkan berisiko mengganggu keberhasilan ASI eksklusif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2023, cakupan ASI eksklusif pada bayi usia kurang dari enam bulan di Indonesia mencapai 73,97 persen. Meski cukup baik, dukungan keluarga tetap menjadi faktor kunci keberlanjutan menyusui.

Dalam kegiatan ini, tim memberikan edukasi mengenai lima tugas keluarga di bidang kesehatan, dengan penekanan pada tugas keempat dan kelima, yaitu kemampuan memodifikasi lingkungan rumah agar ibu nyaman menyusui serta memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan secara optimal.

Kegiatan dilaksanakan selama lima kali pertemuan, terdiri atas dua sesi edukasi klasikal di balai desa dan tiga kali kunjungan rumah. Materi yang diberikan meliputi deteksi dini masalah laktasi, pengambilan keputusan kesehatan, hingga praktik penanganan nyeri payudara menggunakan kompres daun kubis sebagai metode nonfarmakologis yang mudah dan terjangkau.

Pada sesi pendampingan rumah, keluarga diajak langsung menata ruang istirahat ibu, memperbaiki pencahayaan dan ventilasi, memastikan kebersihan lingkungan, serta mendukung posisi dan perlekatan menyusui yang benar. Selain itu, keluarga dikenalkan pada layanan Posyandu, Puskesmas, dan fasilitas kesehatan terdekat, termasuk prosedur akses dan jenis layanan yang tersedia.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta. Rata-rata nilai pre-test sebesar 40 meningkat menjadi 85 pada post-test. Selain peningkatan pengetahuan, keluarga juga menunjukkan keterampilan lebih baik dalam memodifikasi lingkungan dan komitmen memanfaatkan fasilitas kesehatan jika muncul tanda bahaya pada ibu menyusui.

Ketua tim pelaksana menyampaikan bahwa pendekatan pemberdayaan keluarga penting karena keluarga merupakan sistem pendukung utama ibu nifas. “Ketika keluarga memahami perannya, ibu merasa lebih tenang, nyaman, dan percaya diri dalam menyusui,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang luar biasa dari peserta ibu nifas dan keluarga. “saya sangat terbantu dengan kegiatan ini karena saya jadi lebih tau gimana cara mengatur suasana rumah dan juga lingkungan sehingga saya bisa menyusui dengan nyaman’, komentar Dinda Safitri, seorang ibu nifas

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Profesi bidan sebagai salah satu media mahasiswa belajar implementasikan materi perkuliahan serta guna penguatan soft skill mahasiswa. “Saya senang dilibatkan dalam PM dosen karena saya menjadi lebih memahami bagaimana belajar berkomunikasi serta mengelola suatu kegiatan dengan lebih baik”, tutur Retno Anggraeni, mahasiswa profesi bidan yang dilibatkan dalam PM ini.

Dok; tim PM mengedukasi keluarga tentang pijat oksitosin ke ibu nifas, Senin, 26 Januari 2026 di Tondomulyo Jakenan Pati

Kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah desa dan bidan setempat, serta didanai penuh oleh STIKes Bakti Utama Pati. Ke depan, program serupa direncanakan berlanjut melalui pendampingan rutin oleh bidan dan kader kesehatan desa agar praktik baik yang telah diajarkan dapat berkelanjutan.

Melalui program ini, STIKes Bakti Utama Pati menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, guna meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Pati.

By. Putri Nur Azizah (Mahasiswa Profesi Bidan)

Transformasi Digital, STIKes BUP Sosialisasikan SIMPEG dan SIAO

Transformasi Digital, STIKes BUP Sosialisasikan SIMPEG dan SIAO

STIKes Bakti Utama Pati (BUP) terus memperkuat komitmen transformasi digital melalui penyelenggaraan Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Pegawai (SIMPEG) dan Sistem Informasi Absensi Online (SIAO) bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 8 Desember 2025 pukul 09.00–11.00 WIB di Ruang Rapat dan dihadiri oleh Civitas Akademis STIKes Bakti Utama Pati yang terdiri dari dari berbagai unit kerja baik dosen maupun tenaga pendidik. Sosialisasi ini dilakukan secara luring dan daring. Daring melalui zoom untuk memfasilitasi yang tidak bisa hadir di ruang rapat.

Sosialisasi ini menghadirkan Pak Febrianto Bagus Setiawan, S.Kom, selaku IT yang menjadi narasumber utama. Beliau memberikan pemaparan mendalam mengenai fungsi, manfaat, alur penggunaan SIMPEG dan SIAO sebagai sistem administrasi berbasis digital yang akan menjadi standar pengelolaan kepegawaian di lingkungan STIKes BUP.

Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Pegawai (SIMPEG) sebagai Penguatan Data Kepegawaian Terintegrasi

Narasumber menjelaskan bahwa SIMPEG dirancang untuk menjadi pusat pendataan pegawai secara terstruktur, lengkap, dan mudah ditelusuri.  Selain SIMPEG, peserta juga menerima penjelasan teknis terkait Sistem Informasi Absensi Online (SIAO). Presensi Digital untuk Peningkatan Disiplin Kerja. Pak Febrianto mendemonstrasikan cara login dan oprasional lainnya yang terkait aplikasi tersebut. SIAO hadir untuk menggantikan sistem manual dan meminimalkan kesalahan pencatatan. Kehadiran sistem ini data kehadiran dapat dipantau lebih transparan dan akuntabel.

Implementasi SIMPEG dan SIAO adalah bagian dari strategi institusi untuk meningkatkan efisiensi layanan internal dan memperkuat tata kelola kepegawaian. Sesi sosialisasi berlangsung interaktif, dengan banyak peserta mengajukan pertanyaan terkait pengisian data, kendala teknis, serta sinkronisasi dokumen. Tim IT dan kepegawaian memberikan pendampingan langsung serta memastikan seluruh peserta memahami prosedur penginputan data dengan benar.

STIKes BUP berkomitmen untuk terus melakukan pembaruan sistem, menyediakan bimbingan teknis berkala, serta memastikan semua pegawai dapat menjalankan SIMPEG dan SIAO secara mandiri dan tepat. Penyelenggaraan sosialisasi ini, STIKes Bakti Utama Pati menegaskan langkah konsisten menuju kampus yang modern, responsif, dan berbasis teknologi, selaras dengan tuntutan tata kelola perguruan tinggi masa kini.

Bd. Nur Annisa Fauziyah, S.ST., M.K.M_Humas Kerjasama STIKes Bakti Utama Pati

Transformasi Digital Dalam Pelayanan Kebidanan

Transformasi Digital Dalam Pelayanan Kebidanan

Workshop Jurnalistik

Narasumber dan Para peserta seminar

Pati, 20 Januari 2026, STIKes Bakti Utama Pati bersama Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMKA) menyelenggarakan Kegiatan Seminar dengan tema “Transformasi Digital dalam Pelayanan Kebidanan Komunitas”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula STIKes Bakti Utama Pati sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kepedulian mahasiswa terhadap perkembangan pelayanan kebidanan berbasis digital dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak di masyarakat.

Workshop Jurnalistik

Pembukaan oleh MC

Seminar ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang benar dan berbasis ilmu pengetahuan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kebidanan komunitas, meliputi penerapan telekonsultasi, pencatatan kesehatan digital, serta peran inovasi teknologi dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di masyarakat

Workshop Jurnalistik

Penyampaian materi oleh narasumber 1 Bd. Ninik Hermiati, S.SI.T., SAP

Penyampaian materi oleh Bd. Ninik Hermiati, S.SI.T., SAP Digital Influencer Kesehatan: Peran Bidan dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Masyarakat memberikan dampak yang sangat positif bagi para peserta. Materi disampaikan dengan cara yang menarik dan menyenangkan sehingga peserta dapat memahami peran bidan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi kesehatan yang efektif. Melalui penyampaian materi ini, peserta memperoleh wawasan tentang pentingnya menyebarkan informasi kesehatan yang benar, mudah dipahami, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Hal tersebut menjadikan suasana seminar lebih interaktif, inspiratif, serta memberikan pengalaman yang bermakna bagi seluruh peserta.

Workshop Jurnalistik

Peserta seminar memanfaatkan kegiatan dengan bertanya kepada narasumber

Zhulfa,, salah satu peserta dari program studi S1 Kebidanan semester 1 tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memanfaatkan sesi tanya jawab yang sudah disediakan untuk memecahkan rasa keingintahuannya, ia bertanya mengenai bagaimana Bagaimana peran pikan dalam memanfaatkan teknologi digital sederhana untuk mengatasi keterbatasan akses pelayanan kebidanan, terutama di wilayah terpencil yang masih minim perkembangan di era digital saat ini, Bidan ninik:  menjelaskan bahwa bidan memiliki peran penting dalam memanfaatkan sarana digital yang mudah diakses, seperti telepon seluler dan aplikasi pesan singkat, untuk tetap memberikan edukasi, pemantauan, serta konseling dasar kepada masyarakat. Selain itu, bidan juga berperan dalam membangun sikap empati dan menghilangkan pandangan negatif yang masih berkembang di masyarakat melalui komunikasi yang efektif dan berkesinambungan, sehingga pelayanan kebidanan dapat tetap optimal meskipun dengan keterbatasan fasilitas dan perkembangan teknologi digital.

Workshop Jurnalistik

Pemaparan materi narasumber 2

Narasumber kedua yaitu Ayu Trisni P, S.Tr.Keb., Μ.Κ.Μ dengan tema “Teknologi Digital sebagai Jembatan Akses Pelayanan Kesehatan Komunitas” memberikan dampak yang sangat positif bagi para peserta. Materi disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami sehingga peserta dapat memahami pemanfaatan teknologi digital sederhana sebagai sarana untuk menjembatani keterbatasan akses pelayanan kesehatan di masyarakat, khususnya di wilayah komunitas. Melalui penyampaian materi ini, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara tepat dan bertanggung jawab untuk meningkatkan akses, kualitas, dan pemerataan pelayanan kesehatan. Hal tersebut menjadikan suasana seminar lebih interaktif, edukatif, dan memberikan pengalaman yang bermakna bagi seluruh peserta.

Workshop Jurnalistik

Pemaparan materi narasumber 2

Peserta seminar memanfaatkan kegiatan dengan bertanya kepada narasumber 2 Emita mahasiswa s1 kebidanan mengajukan pertanyaan tentang Bagaimana bidan Kolaborasi Internasional dengan lokal masyarakat, Narasumber 2  menjawab Kolaborasi bidan secara internasional dengan masyarakat lokal dilakukan dengan menerapkan pengetahuan dan praktik kebidanan global yang disesuaikan dengan budaya dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga pelayanan kesehatan ibu dan anak dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Workshop Jurnalistik

Dokumentasi panitia acara seminar kesehatan

Melalui penyelenggaraan seminar ini, HIMKA berharap mahasiswa dapat menjadi pelopor dalam pemanfaatan teknologi digital secara bijak untuk pelayanan kebidanan komunitas, serta mampu berperan aktif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu dan anak guna menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, inovatif, dan berkelanjutan.

Zahra kurnia_Diploma Tiga Kebidanan

STIKes Bakti Utama Pati Gelar Workshop Jurnalistik Kampus Berintegritas

STIKes Bakti Utama Pati Gelar Workshop Jurnalistik Kampus Berintegritas

Workshop Jurnalistik

Workshop Jurnalistik

Kamis, 19 Desember 2025-STIKes Bakti Utama Pati menggelar Workshop Jurnalistik bertema “Jurnalistik Kampus Berintegritas: Menulis Berita dan Berkomunikasi Etis di Era Digital”. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring, dengan pelaksanaan luring bertempat di Ruang Rapat STIKes Bakti Utama Pati, serta disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube STIKes Bakti Utama Pati.


Workshop tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa, baik dari Program Studi Kebidanan maupun Fisioterapi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam bidang jurnalistik kampus, khususnya dalam penulisan berita yang akurat serta berkomunikasi secara etis di era digital.

Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara, yaitu Ibu Nailin Risydan Al Anshori, S.H., M.H, selaku Pimpinan Redaksi Koran Lingkar Jateng, serta Ibu Siti Marfu’ah, S.ST., MPH, Wakil Ketua I STIKes Bakti Utama Pati. Kedua pembicara menyampaikan materi terkait dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, etika bermedia, serta tanggung jawab mahasiswa dalam menyebarluaskan informasi. Dalam pemaparannya, Ibu Nailin Risydan Al Anshori menekankan pentingnya prinsip jurnalistik, seperti akurasi, keberimbangan, dan verifikasi data dalam penulisan berita. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa perlu memahami kaidah jurnalistik agar mampu menghasilkan tulisan yang informatif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemaparan Materi

Pemaparan Materi

“Menulis berita tidak hanya soal cepat, tetapi juga harus akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Mahasiswa perlu memahami kaidah jurnalistik agar informasi yang disampaikan tidak menyesatkan,” ujar Nailin Risydan Al Anshori, S.H., M.H, Pimpinan Redaksi Koran Lingkar Jateng.

Gambar 4. Foto Bersama dengan Narasumber 1

Gambar 4. Foto Bersama dengan Narasumber 1

Sementara itu, ibu Siti Marfu’ah menyampaikan bahwa keterampilan jurnalistik menjadi bekal penting bagi mahasiswa kesehatan. Menurutnya, kemampuan menyampaikan informasi secara tepat dan etis sangat diperlukan, terutama dalam menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat luas.

Workshop ini tidak hanya diisi dengan pemaparan materi, tetapi juga dilengkapi dengan sesi praktik dan review hasil tulisan mahasiswa. Melalui sesi tersebut, mahasiswa memperoleh masukan langsung dari pembicara terkait struktur penulisan berita, pemilihan kata, serta sudut pandang penulisan yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.

Sesi diskusi dan tanya jawab

Sesi diskusi dan tanya jawab

Para peserta menilai kegiatan ini memberikan banyak manfaat dan wawasan baru. Diharapkan, melalui workshop jurnalistik ini, mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati mampu meningkatkan keterampilan menulis, berkomunikasi secara etis, serta berperan aktif dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan berintegritas.

kebo88 | kebo88 | kebo88 kebo88 | slot gacor | situs slot gacor kebo88 | kebo88 | kebo88 kebo88 | slot gacor slot gacor