STIKes Bakti Utama Pati Sukses Selenggarakan TOT Pengelolaan dan Manajemen Laboratorium Modern Terpadu

STIKes Bakti Utama Pati Sukses Selenggarakan TOT Pengelolaan dan Manajemen Laboratorium Modern Terpadu

Pati, Mei 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bakti Utama Pati telah melaksanakan kegiatan Training of Trainers (TOT) Pengelolaan dan Manajemen Laboratorium Modern Terpadu pada tanggal 6–8 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya strategis institusi dalam meningkatkan kompetensi tenaga laboratorium guna mendukung terciptanya pengelolaan laboratorium yang profesional, efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi, tuntutan standar mutu pendidikan, serta penerapan sistem penjaminan mutu internal dan eksternal yang semakin kompleks. Dalam praktiknya, masih ditemukan variasi kemampuan laboran dalam pengelolaan inventaris, penjadwalan penggunaan laboratorium, pemeliharaan alat, penyimpanan bahan, pengelolaan limbah, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan sistem dokumentasi laboratorium. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia laboratorium menjadi kebutuhan yang penting untuk menjamin kualitas layanan laboratorium sebagai pendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan TOT ini bertujuan memberikan pedoman dan arah pelaksanaan pengelolaan laboratorium modern terpadu, meningkatkan kompetensi laboran dalam penggunaan alat, sistem informasi, sarana prasarana, serta manajemen operasional laboratorium, sekaligus membentuk trainer internal yang mampu menyebarluaskan praktik pengelolaan laboratorium yang efektif dan terdokumentasi dengan baik.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang mendukung penguatan tata kelola laboratorium. Pada hari pertama Rabu (6/5), peserta mendapatkan materi Pengelolaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Melalui SimAset yang disampaikan oleh Febrianto Bagus Setiawan, S.Kom, dilanjutkan dengan materi Pengelolaan Pembelajaran Laboratorium Melalui E-Learning dan Portofolio oleh Mokhammad Zaenuri, S.Kom, serta sesi Inventarisasi Sarana dan Prasarana Laboratorium. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan aset dan pembelajaran laboratorium yang terintegrasi.

Pada hari kedua Kamis (7/5), peserta mendapatkan penguatan terkait Tata Kelola Laboratorium dari Siti Marfu’ah, S.ST., MPH, yang membahas konsep laboratorium terpadu, organisasi dan tata kerja laboratorium, manajemen sarana prasarana, pemeliharaan dan kalibrasi alat, keselamatan kerja, hingga pengelolaan limbah laboratorium. Selanjutnya, Ana Rofika, S.ST., M.Kes., M.Keb menyampaikan materi Teknis Operasional Koordinasi Program Studi, yang menekankan pentingnya koordinasi antara program studi dan laboratorium dalam mendukung kelancaran kegiatan pembelajaran. Kegiatan dilanjutkan dengan materi Manajemen Operasional Laboratorium oleh Nurhayani, S.ST., M.Kes, yang membahas pengelolaan administrasi, sarana prasarana, sumber daya manusia, serta dukungan laboratorium terhadap kegiatan akademik.

Pada hari terakhir Jum’at (8/5), peserta mengikuti sesi Penguatan Kompetensi Penggunaan dan Perawatan Alat Laboratorium yang disampaikan oleh Nurhayani, S.ST., M.Kes. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penggunaan, perawatan, dan pemeliharaan berbagai alat laboratorium kebidanan dan kesehatan, sehingga dapat menunjang pelaksanaan praktikum secara optimal dan aman. Materi ini dilengkapi dengan pengenalan dan praktik penggunaan berbagai alat laboratorium kebidanan, seperti CPR, venapuncture dan phlebotomy, Little Anne, kateterisasi, simulasi persalinan, USG, CTG, phantom persalinan, dan doppler.

Dari hasil evaluasi kegiatan, TOT Pengelolaan dan Manajemen Laboratorium Modern Terpadu berhasil memberikan pemahaman yang lebih sistematis mengenai tata kelola laboratorium modern serta meningkatkan kompetensi laboran dalam pengoperasian alat, pengelolaan sarana prasarana, administrasi laboratorium, sistem informasi, dan penerapan K3. Kegiatan ini juga mendukung terbentuknya trainer internal yang mampu memberikan pendampingan dan pelatihan lanjutan kepada tenaga laboratorium lainnya sehingga praktik-praktik pengelolaan laboratorium yang baik dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Selain itu, penguatan tata kelola laboratorium melalui kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran, penelitian, dan inovasi di lingkungan STIKes Bakti Utama Pati. Dengan pengelolaan laboratorium yang semakin profesional, tertib, aman, dan terdokumentasi dengan baik, laboratorium diharapkan mampu menjadi sarana pendukung tridharma perguruan tinggi yang lebih optimal.

Melalui penyelenggaraan TOT ini, STIKes Bakti Utama Pati menegaskan komitmennya dalam membangun budaya mutu laboratorium melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi sistem pengelolaan laboratorium, serta pemanfaatan teknologi informasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu institusi secara berkelanjutan dan menghasilkan layanan laboratorium yang unggul sesuai standar yang berlaku.

Posted in BERITA, Berita Terbaru.