TETAP BAGIKAN DAGING KURBAN, MESKIPUN PANDEMI COVID-19

Pati, 03 Agustus 2020. Yayasan Pratini Soedarsono yang menaungi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati dan SMK Bakti Utama Pati menyelenggarakan “Qurban Berkah” dengan tema “Tetap Berbagi di Masa Pandemi” bertempat di halaman STIKes yang berlangsung pada hari Senin (3/8).

Dalam kegiatan qurban tersebut, panitia kurban terdiri dari beberapa pengurus BEM, HIMKA prodi D-III dan OSIS SMK Bakti Utama Pati. Selama prosesi penyembelihan sampai dengan pendistribusian daging kurban,  panitia tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, face shield, dan jaga jarak.

Pada tahun ini, diperoleh 614 paket daging hewan kurban. ”Sejumlah 614 paket ini berisi daging sapi dan daging kambing. Dalam satu paketnya dengan berat sekitar 500 gr,” lanjut Riyantika selaku panitia pelaksana kurban.

Daging kurban didistribusikan pada masyarakat sekitar STIKes Bakti Utama Pati yaitu masyarakat Desa Blaru Pati.

“Pembagian daging kurban ini adalah wujud dari kepedulian terhadap sesama. Terlebih di masa pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang terdampak dari segi ekonomi. Kita harus peduli dengan sesama kita. Di samping itu, semangat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam moment Idul Adha benar-benar menjadi tauladan wujud ketaatan hamba pada Sang Khaliq, Allah SWT,” tutur Irfana Tri Wijayanti, S.Si.T., M.Kes., M.Keb. selaku Ketua STIKes Bakti Utama Pati.

Webinar STIKes Bakti Utama Pati

Pati – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati (STIKES BUP) menyelenggarakan webinar Nasional pada hari Sabtu, 25 Juli 2020 yang diikuti oleh 24.593 peserta dari seluruh Indonesia, para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dikarenakan STIKES BUP menyelenggarakan kegiatan ini secara gratis dan peserta mendapat e-sertifikat 2 SKP dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Dalam kesempatan yang sangat membahagiakan ini Ibu Irfana Tri Wijayanti, S.Si.T., M.Kes., M.Keb selaku Ketua STIKES BUP menyampaikan sambutan bahwa “kegiatan ini terselenggara sebagai upaya transfer ilmu dari para pakar yang kompeten menyangkut pelayanan kesehatan terutama untuk bidan dalam menangani ibu hamil dimasa pandemi covid19”. Tema yang diusung dalam webinar ini adalah upaya pencegahan kehamilan beresiko dan penata laksanaan kehamilan sehat pada masa new normal covid 19.

Dr.dr. Cahyono Hadi SH.SpOG (K) selaku narasumber utama yang memaparkan beberapa hal menyangkut perkembangan pandemi Covid 19 dan imbas terhadap pelayanan kesehatan ibu hamil, beliau menyampaiakan bahwa “Sampai saat ini, pengetahuan tentang infeksi COVID-19 dalam hubungannya dengan kehamilan dan tranmisi vertikal ke janin masih terbatas dan belum ada rekomendasi spesifik untuk penanganan ibu hamil dengan COVID-19. Hanya saja perlu dilakukan Langkah-langkah pengendalian infeksi dan pengujian diagnostic pada ibu hamil mempunyai gejala mirip covid”

Disampaiakn pula oleh nara sumber utama “Ibu hamil perlu menghindari virus corona (COVID-19) dengan mendapatkan fasilitas terpisah dari pasien suspek atau terkonfirmasi COVID-19. Yang lebih penting, ibu hamil harus melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari infeksi virus corona baru (COVID-19).”

Selaku narasumber kedua Ibu Siti Marfuah, S.S.T., MPH. memaparkan materi dengan tema kehamilan sehat di era new normal pandemi covid 19, dimana ditekankan untuk kegiatan kelas ibu hamil tidak direkomendasikan secara langsung atau tatap muka sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah. Bidan bisa melakukan secara online dengan memberikan support bagaimana ibu hamil mempersiapkan diri menghadapi kehamilan dengan sehat di masa pandemi covid 19 ini.

Selaku narasumber ketiga Ibu Sri Hadi Sulistyaningsih, S.Si.T., M.Kes. memaparkan upaya optimalisasi layanan asuhan kebidanan kehamilan diera new normal pendemi covid 19, dimana pemeriksaan ibu hamil selama masa pandemi dilakukan tergantung kebutuhan ibu hamil, jika ibu hamil tidak memiliki gejala covid 19 maka tidak dianjurkan untuk pemeriksaan di TM I dan TM II yang paling disarankan adalah pemeriksaan di TM III karena ini untuk dapat mendeteksi kembali kondisi kehamilan yang sudah menuju proses kelahiran supaya kita dapat mengambil keputusan jika ibu mengalami kegawatdaruratan. Kunjungan ANC bisa dilakukan 6x, tetapi juga menyesuaikan kebutuhan, jika tidak ada keluhan dan gejala tidak usah ke tenaga kesehatan, ditakutkan adanya penularan covid-19.

“Harapan kami dengan diselenggarakannya kegiatan webinar nasional ini, para tenaga kesehatan terutama bidan dapat lebih memantapkan diri untuk tetap dapat melayani ibu hamil dimasa pandemi covid 19” papar ketua panitia Siti Muawanah, S.S.T., M.Keb.

TalkShow STIKes Bakti Utama Pati Seri 2

Rabu, 15 Juli 2020. Dalam upaya memberikan pengetahuan tentang Covid19, STIKes Bakti Utama Pati mengadakan TalkShow dengan tema “Tingkatkan Imunitas Anak dengan Edukasi dan Pola Hidup Sehat di Era New Normal”. Acara TalkShow dimoderatori oleh Siti Muawanah, S.S.T., M.Keb. dan pemateri oleh dr. Anzar Ahlian, Sp.A., M.Si. yang merupakan dosen Sarjana Kebidanan STIKes Bakti Utama Pati.

Acara TalkShow dilaksanakan melalui aplikasi Zoom dan disiarkan langsung di Youtube STIKes Bakti Utama Pati. Acara TalkShow ini diikuti lebih dari 3500 peserta yang berasal dari mahasiswa, dosen, bidan, dan masyarakat umum. Materi yang disampaikan oleh dr. Anzar Ahlian, Sp.A., M.Si. sangat bermanfaat bagi orang tua dalam melindungi anak dari virus Covid19 terlebih lagi di Era New Normal ini.

Untuk kedepannya STIKes Bakti Utama Pati juga akan melakukan Webinar dengan tema “Layanan Asuhan Kebidanan Maternitas pada Era New Normal Pandemi Covid19” pada tanggal 25 Juli 2020. Dengan Narasumber Dr. Dr. Cahyono Hadi, Sp.OG (K) (Direktur RSUD Dr. Moewardi Solo), Siti Marfu’ah, S.S.T., MPH (Wakil Ketua 1 STIKes Bakti Utama Pati) dan Sri Hadi Sulistiyaningsih, S.Si.T., M.Kes. (Ka. Program Studi Sarjana Kebidanan STIKes Bakti Utama Pati) yang akan dimoderatori oleh Retno Wulan, S.S.T.Keb., M.K.M. (Ka. Program Studi Pendidikan Profesi Bidan STIKes Bakti Utama Pati). Webinar akan difasilitasi dengan E-Sertifikat (2 SKP IBI) Gratis.

Acara kegiatan Talkshow yang dilakukan decara daring merupakan upaya dari STIKes Bakti Utama Pati dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para dosen. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dalam peningkatan pengetahuan, serta dapat merubah perilaku masyarakat terutama di Era New Normal

Untuk materi tentang TalkShow dapat diunduh di Sini dan Video siaran ulang dari TalkShow dapat dilihat di Sini.

Pelantikan Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Bidan STIKes Bakti Utama Pati

­

Rabu, 8 Juli 2020. Ditengah situasi pandemi Covid-19, Ketua STIKes Bakti Utama Pati, Irfana Tri Wijayanti, S.Si.T., M.Kes., M.Keb. memimpin proses acara pelantikan Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Bidan STIKes Bakti Utama Pati.

Berdasarkan Surat Keputusan nomor 053/1.0/G-3/STIKES-BUP/VI/BUP tentang Pengangkatan Ketua Program Studi Saudari Wulan Retno. S.S.T.Keb., M.K.M. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Kebidanan STIKes Bakti Utama Pati Periode 2020-2022.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Pratini Soedarsono, Bapak Suparjo, M.Kes. Bapak Suparjo memberikan pesan kepada Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Bidan agar menjaga tanggungjawab yang diberikan.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, diantaranya menjaga jarak dan mengenakan masker.

Kegiatan dilanjutkan dengan orasi ilmiah dari Saudari Retno Wulan, S.S.T.Keb., M.K.M.dengan judul “Profesionalitas Bidan dalam Memberikan Pelayanan Berbasis Natural Theraphy” merupakan bentuk uraian dari visi misi program studi pendidikan profesi bidan.

Surveillance Akreditasi BAN-PT STIKes Bakti Utama Pati

Kamis, 25 Juni 2020. STIKes Bakti Utama Pati melaksanakan kegiatan surveillance Akreditasi oleh BAN-PT secara daring. Kegiatan surveillance akreditasi tetap dilaksanakan walaupun masih dalam masa darurat COVID 19 dikarenakan selain tuntutan dari lembaga menjaminan mutu internal institusi agar STIKes Bakti Utama Pati tetap mempertahankan kualitas PT.

Selain itu Akreditasi merupakan kegiatan penilaian sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi sesuai Pasal 55 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012.

Adapun Tahapan Akreditasi menurut Pasal 12 ayat (2) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2020 yaitu evaluasi data dan informasi, penetapan status akreditasi dan peringkat terakreditasi dan pemantauan dan evaluasi status akreditasi dan peringkat terakreditasi.

Kebijakan Assesmen Lapangan (AL) diganti dengan surveillance secara daring (virtual) semata-mata untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh BAN-PT dan tetap mengacu pada pedoman AL sesuai instrumen yang digunakan.

STIKes Bakti Utama Pati sesalu berusaha semaksimal mungkin dalam upaya menjalankan kegiatan Belajar mengajar sesuai dengan visi dan misi Institusi dengan selalu meningkatkan mutu, mohon doa restunya agar kami bisa berkembang menjadi institusi unggul.

Peduli dengan Masyarakat yang Terdampak Covid-19, BEM STIKes Bakti Utama Pati Bagikan Paket Sembako

Dokumentasi pendistribusian paket sembako oleh BEM STIKes Bakti Utama Pati, Pati, Selasa (4/5).

Pati- Merebaknya wabah pandemi Covid-19 mendorong banyak komunitas untuk melakukan aksi peduli terhadap sesama. Seperti yang dilakukan BEM STIKes Bakti Utama Pati, Selasa (4/5).

Badan Eksekutif Mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati menggelar aksi peduli dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 27 paket sembako ke sejumlah masyarakat yang terdampak sekitar STIKes Bakti Utama Pati. Dana untuk bansos tersebut berasal dari penggalangan dana dari mahasiswa, pegawai STIKes serta hasil jualan mahasiswa. Paket sembako terdiri dari beras, mie, minyak goreng serta telur asin.

Dalam pendistribusian paket sembako telah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, mulai dengan menggunakan masker, menggunakan handsanitizer, dan physical distancing dengan orang yang menerima paket, selepas selesai tidak lupa dengan mencuci tangan.

“Saat ini Indonesia sedang dilanda wabah Covid-19, wabah ini meluas dengan sangat cepat akibat dari pandemi ini penghasilan masyarakat banyak yang berkurang bahkan pekerja banyak yang di PHK. Hal ini mengakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan sehari-hari”, terang Ketua BEM STIKes Bakti Utama Pati disela pendistribusian paket sembako kepada tukang becak maupun masyarakat terdampak lainnya.

Pembagian paket sembako ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 dengan harapan bantuan sosial yang salurkan oleh BEM dapat sedikit meringankan perekonomian mereka yang membutuhkan.

Bagi mereka bantuan sosial yang diberikan oleh BEM ini sangat bermanfaat untuk mereka, tentunya hal ini membuat kita sebagai penyalur bantuan sosial juga ikut senang karena dapat sedikit membantu masyarakat yang membutuhkan. Ucapan Terima Kasih untuk yang telah menyumbangkan rezeki untuk masyarakat yang membutuhkan lewat BEM STIKES Bakti Utama Pati.

Kajian Online di Bulan Ramadhan bersama dr. Ardyasih, Sp.PD, KGH FINASIM

Ramadhan tahun ini benar-benar berbeda dari yang sebelumnya. Kemeriahan ibadah jauh berkurang dari biasanya. Ibadah Ramadhan kali ini dihadapi dengan rasa keprihatinan dan kewaspadaan pada paparan virus corona. Akan tetapi hal tersebut tidak menjadi halangan bagi Badan Eksekutif Mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati untuk menyelenggarakan acara keagamaan di tengah pandemi saat ini (Senin, 11/05/2020).

BEM STIKes Bakti Utama Pati mengadakan kajian online via WhatsApp yang bertemakan “Puasa Sehat di Masa Darurat Covid-19” pada hari Senin, 11 Mei 2020, pukul 20.00 – 21.30 WIB. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja dari BEM STIKes Bakti Utama Pati yang awalnya akan diselenggarakan di mushola STIKes Bakti Utama Pati, namun karena situasi yang tidak memungkinkan kegiatan tersebut diselenggarakan via Online. Hal tersebut sesuai panduan menjalankan Ramadhan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO mengimbau agar meniadakan perkumpulan apa pun dan menggantinya dengan perkumpulan virtual/via online untuk menghindari bertambahnya penyebaran virus covid-19.

Dalam kegiatan kajian online Ramadhan tersebut, BEM STIKes Bakti Utama Pati menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu dr. Ardyasih, SpPD-KGH FINASIM dari RSUD Sukoharjo, Solo. Dalam paparannya, dr. Ardyasih menjelaskan tentang pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi ini, lebih-lebih di bulan puasa seperti sekarang ini. Olahraga, nutrisi serta istirahat cukup menjadi tips menjaga kesehatan, terutama juga harus mampu mengelola stress di tengah pandemi agar imunitas tetap terjaga. Akhir sesi kajian, ada penyerahan sertifikat secara online kepada mahasiswa berprestasi STIKes Bakti Utama Pati tahun 2020; 1) Amalia Dwi Ratnasari , 2) Anis Rohmatul Izzah, 3) Riyantika, 4) Shofi’atun Khasanah, dan 5) Tiah.

Kajian Online ini diikuti oleh sivitas akademika STIKes Bakti Utama Pati, serta masyarakat dari luar dengan cara mengisi link https://chat.whatsapp.com/FvYnUcCFTiVGAUg4vj9zwl  untuk bergabung

Tenang dan Gembira dengan Yoga Cegah COVID-19

Happiness berasal dari kata “happy” yang memiliki arti kata bahagia, senang, gembira, sedangkan humor adalah sikap yang cenderung dilakukan untuk membangkitkan rasa gembira dan memicu tawa, dengan humor dapat membuat orang lain dan diri sendiri senang sehingga memungkinkan penurunan stres dan bisa membantu individu menemukan persepsi yang baru terhadap persoalan yang dihadapi. Hasil penelitian Laura (2007), humor dan tertawa menguntungkan bagi kesehatan fisik karena beberapa hal berikut: tertawa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tertawa dapat mengurangi  hormon-hormon stres seperti epinefrin, kortisol, dopamin serta dapat meningkatkan growth hormone, tertawa juga dapat meningkatkan peredaran darah didalam tubuh, tertawa dapat berperan sebagai analgesik karena tertawa dapat meningkatkan sekresi endofrin serta dapat mengurangi ketegangan otot.

Penelitian terbaru tentang tawa menunjukkan bahwa tertawa dengan orang lain melepaskan endofrin diotak senyawa kimia (hormone) yang menguragi rasa sakit dan meningkatkan kesenangan, menghasilkan perasaan nyaman melalui reseptor opioid. Sedangkan hormone endofrin baru-baru ini juga diketahui bisa meningkatkan daya imun tubuh. Komponen kebahagian menurut Andrew dan McKennel terdiri dari dua hal, yaitu: efektif dan kognitif, perasaan nyaman sebagai kondisi efektif dan kepuasan dalam hidup sebagai kondisi kognitif. Kegiatan tertawa melalui humor bersama orang-orang yang kita sayang i merupakan sumber kebahagian secara kognitif, sedangkan secara afektif dapat dilakukan dengan melakukan kegiatan yang dapat menciptakan kenyamanan yaitu dengan olahraga yoga.

Melakukan yoga dapat meningkatkan suasana hati dan ketajaman mental. Yoga di pagi hari dapat menjadi obat alami untuk mengurangi rasa cemas dan stres dalam menghadapi hari-hari yang panjang terutama saat seperti ini ditengah pandemik Covid-19. Bahkan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Yoga Biomedical Trust di London, 94 persen peserta survei yang rutin melakukan yoga di pagi hari dapat dengan baik mengontrol masalah kecemasan mereka. Hal ini terjadi karena sifat yoga yang memodulasi sistem respons-stres tubuh dengan mengurangi variabilitas detak jantung. Alhasil melakukan yoga secara teratur dapat menenangkan tubuh dan pikiran. Rutin lakukan yoga terbukti memberikan efek positif pada keseharian mood orang yang menjalankannya. Bahkan, yoga juga bisa mengubah kebiasaan seseorang yang terkadang malas untuk beraktivitas menjadi lebih produktif.

Berdasarkan data yang didapat dari responden (SK, YW dan WHA), Latihan yoga dapat meningkatkan system kekebalan tubuh, responden merasa menjadi lebih sehat, tidak mudah terserang sakit fisik. Sistem imun merupakan system pertahanan diri terhadap bakteri, mikroba, virus, racun yang menyerang tubuh. Seseorang dapat  menurun kekebalan tubuhnya karena terdapat racun dari makanan atau lingkungan,diet yang tidak terkontrol, kurang melakukan olahraga serta stress. Latihan  yoga dapat mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dengan cara mengaktifkan kelenjar thymus yang terletak di area  jantung dan tulang dada. Kelenjar thymus memproduksi sel, sebuah kelompok heterogen sel penting dalam melindungi tubuh terhadap invasi oleh organisme asing.

Covid 19 adalah jenis virus family virus H5 N1 yang bisa hidup di tempat atau inang hidup dan menginfeksi lewat droplet maka selain mencegah dengan cuci tangan dan memakai masker serta bergaya hidup sehat dianjurkan juga untuk melaksanakan olahraga yoga dengan rutin seminggu 2-3 kali untuk menciptakan ketenangan, rileks dan berpositif thinking sehingga meningkatkan imun tubuh dan dapat mencegah tertular covid 19.

PENGUATAN TATA PAMONG DI STIKES BAKTI UTAMA PATI

Tata pamong (governance) merupakan sistem untuk memelihara efektivitas peran para konstituen dalam pengembangan kebijakan, pengambilan keputusan, dan penyelenggaraan program studi. Sebuah tata pamong yang baik akan melahirkan sistem administrasi yang handal. Sistem ini akan menjaga efektifitas, efisiensi dan produktivitas pewujudan visi, pelaksanaan misi, dan pencapaian tujuan program studi.

Guna menjamin sistem tata kelola dan tata pamong di STIKes BUP berjalan dengan baik sesuai koridornya maka institusi melaksanakan survei kepuasan tata kelola dan tata pamong pada akhir semester ganjil tahun akademik 2019/2020. Survei ini dilakukan terhadap seluruh pegawai, baik dosen maupun tenaga kependidikan pada tahun akademik berjalan. Survei dilaksanakan oleh Pusat Penjaminan Mutu (P2M). Survei dilakukan terhadap tata kelola dan tata pamong yang meliputi 5 aspek yaitu aspek pemilihan pimpinan, tata pamong, pengelolaan, kepemimpinan serta penjaminan mutu, dengan mengacu kepada pedoman tata kelola dan tata pamong STIKes Bakti Utama Pati. Sistem pengisian angket dengan google form memberikan kemudahan kepada pegawai untuk berpartisipasi meskipun di masa pandemi covid-19. Hal inilah yang menjadi salah satu sebab tingginya partisipasi pegawai dalam survei, yaitu sebesar 100% pegawai.

Adapun hasil survei adalah sebagai berikut:

Berdasarkan grafik tersebut diketahui bahwa sebagian besar pegawai merasa puas atas penyelenggaraan tata kelola dan tata pamong di STIKes Bakti Utama Pati, yaitu sebesar 85% (29 responden). Sedangkan pegawai yang merasa kurang puas adalah sebesar 15 % (5 responden). Pengkategorian tersebut berdasarkan skor rata-rata yaitu sebesar 83, dimana dikatakan puas karena skor total minimal 83, sedangkan kategori kurang puas jika skor total kurang dari 83.

Kepuasan pegawai antara lain pada item pemilihan pimpinan, monitoring dan evaluasi eksternal, serta kepemimpinan.

Item yang menjadi masukan dari survei ini adalah pada penyediaan sarana dan prasarana, ada pegawai yang belum merasa puas terhadap aksesibilitas jaringan internet. Dengan demikian, hal ini menjadi masukan agar ada peningkatan kapasitas bandwith jaringan internet sehingga akses makin mudah, lancar dan luas.

Survei kepuasan tata kelola dan tata pamong yang meliputi 5 aspek (aspek pemilihan pimpinan, tata pamong, pengelolaan, kepemimpinan serta penjaminan mutu) akan dilakukan secara berkelanjutan sebagai dasar peningkatan kinerja sistem tata kelola dan tata pamong.