Pelaksanaan Webinar Nasional “Aman dan Nyaman Dalam Menghadapi Persalinan”

Persalinan merupakan hal yang sangat luar biasa yang dapat terjadi pada setiap perempuan, akan tetapi banyak wanita yang merasa bingung, bimbang dan khawatir akan rasa sakit yang timbul saat proses persalinan. Sebagai upaya yang telah dilakukan dalam mengurangi nyeri persalinan seperti asuhan sayang ibu yang bertujuan membantu ibu dan keluarga untuk merasa aman dan nyaman selama proses persalinan. Berbagai metode telah dilakukan untuk mengurangi dan menghilangkan nyeri pada proses persalinan baik secara farmakologis maupun secara non- farmakologis. Salah satu persalinan yang berbasic farmakologis adalah dengan penerapan metode ERACS. Konsep ERACS mewujudkan impian para ibu hamil, karena selain nyaman dan minim  rasa nyeri, konsep ini juga memungkinkan pemulihan yang lebih cepat sehingga ibu bisa menyusui bayinya dengan posisi yang nyaman, bonding dengan bayi juga menjadi lebih baik, ibu bisa mengerjakan aktivitas kesehariannya dengan lebih cepat, dan bisa pulang ke rumah dalam rentang waktu yang lebih singkat.

Selain penerapan metode ERACS untuk mengurangi nyeri persalinan SC yg berbasis farmakologi, intervensi yg dapat digunakan untuk menurunkan nyeri secara non farmakologis salah satunya melakukan relaksasi dengan tehnik rebozo. Tekhnik rebozo adalah terapi non farmakologi untuk mempercepat kala I pada ibu bersalin. Dalam penelitian membuktikan kefektifan tekhnik rebozo untuk kala I sehingga dapat mempercepat kemajuan persalinan. Teknik rebozo berfungsi sebagai optimalisasi posisi janin karena otot ligamen dalam panggul dan rahim dalam posisi tegang sehingga janin dalam rahim dalam posisi tidak optimal.

Dalam rangka meningkatkan suasana akademik dimasa pandemi covid-19, pada hari sabtu, tanggal 12 Febuari 2022 mahasiwa Sarjana Kebidanan Alih Jenjang STIKes Bakti Utama Pati kembali mengadakan kegiatan webinar nasional ke-3yang bertema “Aman dan Nyaman Menghadapi Persalinan” yang diselenggarakan secara online menggunakan conference melalui aplikasi Zoom dan Live Streaming Youtube. Webinar ini diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, dosen, bidan, dll dengan jumlah peserta pendaftar 24.500 orang yang mengikuti kegiatan webinar melalui Zoom sebanyak 1000 peserta dan Live Streaming Youtube sebanyak 2.200 peserta. Antusias para peserta sangat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk sejumlah 400 pertanyaan untuk narasumber.

Adapun narasumber dalam kegiatan webinar yang pertama yaitu dr. Alini Hafiz, SpOG (K)- KFM menyampaikan materi yang berjudul “Pengaruh Persalinan SC dengan Metode ERACS Terhadap Ibu Dan Bayi”.Beliau menyampaikan bahwa ERACS(ENHANCED RECOVERY AFTER SUGERY) adalah panduan klinik pada persalinan bedah sesar untuk pemulihan lebih cepat, luaran yang lebih baik dan mencegah komplikasi. Dengan keuntungan, mempercepat pemulihan dan ibu bisa segera beraktivitas, nyeri pasca sc ringan, mengurangi kemungkinan terjadi kembung, memperkuat ikatan ibu dan bayi, menurunkan resiko pasca depresi persalinan.

Narasumber yang ke dua yaitu dr. Donni Indra Kusuma, MsiMed. SpAn. FAKV dengan materi “Management ERACS”. Dalam webinar ini beliau menyampaikan bahwa ERACS merupakan metode berbasis evidence yang terbukti dapat meningkatkan kepuasan pasien, mempersingkat waktu rawat inap yang, serta biaya kesehatan yang lebih sedikit sehingga dapat meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi.

Serta narasumber yang ke tiga yaitu Irfana Tri Wijayanti, S. Si. T.,M.Kes.,M.Keb dengan materi “Penerapan Teknik Rebozo untuk Mengurangi Nyeri Persalinan”. Dalam webinar ini beliau menyebutkan bahwa Rebozo merupakan selendang atau syal tradisional meksiko. Selama berabad-abad, rebozo telah membantu wanita dalam persalinan. Manfaat rebozo mendukung, menghilangkan rasa sakit dan memberdayakan, Teknik rebozo ini dapat membantu untuk menjadi lebih rileks tanpa bantuan obat apapun, memberikan ruang ke bayi, sehingga bayi dapat berada di posisi yang seoptimal mungkin untuk persalinan.

Webinar ini terselenggraa atas dukungan oleh beberapa pihak diantaranya STIKes Bakti Utama Pati, mahasiswa Prodi Sarjana Kebidanan Alih Jenjang dan juga kerjasama para sponsor dari Inez Cosmetic,dan PT.MERSIFARMA TM. Pada akhir sesi webinar memberikan doorprize kepada perserta webinar yang aktif mengikuti sejak awal webinar dan aktif melakukan tanya jawab serta diskusi dengan narasumber. dalam rangka untuk memeriahkan webinar ini. Webinar ini dapat disaksikan secara berulang untuk memperoleh pemahaman yang mendalam melalui siaran ulang yang dapat disaksikan pada Youtube STIKes Bakti Utama Pati.

Webinar Nasional ini di selenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana menciptakan persalinan dengan aman dan nyaman.  Hal ini sangat penting guna memberikan dukungan fisik maupun psikologis pada ibu bersalin, sehingga ibu merasa nyaman dan aman dalam menghadapi proses persalinan dan sebagai sarana evaluasi tentang pemahaman metode persalinan dengan pengurangan nyeri saat bersalin.

 

By : Widia Puji Astuti_Mahasiswa Sarjana Kebidanan

Bincang Santai Satu-satu: Bebas Nyeri Payudara

Menyusui adalah magnum drostan p 100 proses memberikan makanan pada bayi dengan menggunakan air susu ibu langsung dari payudara ibu. Menurut Data World Health Organization (WHO) tahun 2018 melaporkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di seluruh dunia adalah sebesar 40% masih belum mencapai target untuk cakupan pemberian ASI eksklusif di dunia yakni sebesar 50% (WHO, 2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 melaporkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia hanya mencapai 37,3%, angka tersebut masih belum mencapai target Kementerian Kesehatan yang harus mencapai 80% (Riskesdas, 2018).

Salah satu faktor dari ibu yaitu cara menyusui yang tidak benar. Cara menyusui yang tidak benar dapat menyebabkan puting susu lecet dan ASI tidak keluar optimal. Menurut Riskesdas, 2019 di Jawa Tengah ibu menyusui mencapai 65% pemberian ASI ekskusif hanya mencapai 28,08%. Sedangkan di kota Semarang pemberian ASI eksklusif baru mencapai 33%.

Hasil penelitian lain yang dilakukan oleh Coca et al (2008) didapatkan masalah yang paling sering dialami oleh ibu menyusui adalah puting susu lecet. Sekitar 57,4% ibu yang menyusui mengalami puting lecet/nyeri dan paling banyak dialami oleh ibu primipara sebanyak 54,9%. Masalah puting susu lecet ini 95% terjadi pada wanita yang menyusui bayinya dengan posisi yang tidak benar. Kesalahan dari teknik menyusui disebabkan posisi bayi yang menyusu tidak sampai areola, hanya pada puting susu saja. Kesalahan lain juga bisa disebabkan saat ibu menghentikan proses menyusui kurang hati-hati (Rinata, 2015).

Semua unsur terkait bersama-sama berupaya mengatasi permasalahan ini, termasuk sivitas akademika STIKes Bakti Utama Pati. Sesuai visi program studi Sarjana kebidanan terkait kebugaran sepanjang siklus kehidupan perempuan, tim pengabdian masyarakat STIKes Bakti Utama Pati mengadakan kegiatan guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada ibu nifas sehingga terbebas dari keluhan laktasi dan memberikan ASI dengan teknik menyusui yang benar kepada bayinya.

Berdasarkan latar belakang tersebut tim memberikan konseling kepada ibu tentang bagaimana agar ibu terbebas dari nyeri payudara, konseling tentang laktasi serta pelatihan teknik menyusui yang benar dengan judul “Bincang Santai Satu-Satu: Bebas Nyeri Payudara”.

Kegiatan ini dilakukan terhadap ibu nifas yang menyusui di Desa Tondomulyo pada Bulan Deseember 2021 s.d. Februari 2022, sebanyak 4 ibu nifas. Setiap ibu nifas dikunjungi ke rumahnya sebanyak 3 kali kunjungan. Tim pengabdi melakukan konseling seputar masalah laktasi, antara lain tentang ASI eksklusif, pijat oksitosin, perawatan payudara, teknik menyusui yang benar serta teknik marmet. Ibu-ibu merasa sangat puas atas kegiatan ini dan merasa makin percaya diri dalam memberikan ASI-nya. Pada kunjungan selanjutnya, setelah 1 pekan, tim melakukan evaluasi dengan hasil bahwa ibu tidak mengalami masalah dalam laktasi khususnya nyeri payudara.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai perwujudan salah satu tri darma perguruan tinggi oleh tim dosen (Uswatun Kasanah dan Ana Rofika) yang melibatkan mahasiswa prodi Sarjana Kebidanan (Addaruqqutni Nur Fatin, Gadis Riya Pratama dan Stefani Dhea Firnanda).

 

By Iyuz

Karya Nyata BEM di Awal Kepengurusan: Workshop PKM

Workshop PKM merupakan sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati, pada tanggal 07 Januari 2022 dengan metode daring menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meeting dan Live Streaming YouTube STIKes BUP. Kali ini workshop mengusung tema “Kiat-kiat Sukses Lolos Hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Dalam menyelenggarakan acara ini panitia juga didukung oleh Inez Cosmetics.

Acara workshop ini sendiri memiliki tujuan antara lain :

1.Memberikan gambaran tentang Program Kreativitas Mahasiswa beserta semua skemanya

  1. Menumbuhkan kreativitas mahasiswa
  2. Menghasilkan PKM yang berkualitas untuk menuju PIMNAS 2022

Selain tujuan tersebut pada umumnya program ini memiliki tujuan untuk menjadi  wadah diskusi atau pun sharing session untuk mengupgrade diri dan menggali potensi mahasiswa. Acara yang pertama yang dipilih yaitu membahas tentang penjelasan mengenai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan pemateri Dr.apt. Nunuk Aries Nurulita, M.Si., seorang reviewer nasional PKM.  Acara workshop dilaksanakan pada hari Jumat, 07 Januari 2022, pukul 12.30-15.30 WIB. Ada 13 proposal yang direview oleh narasumber kali ini, setelah pemaparan materi secara umum.

Pemateri memaparkan semua hal tentang PKM  mulai dari definisi PKM, jenis – jenis PKM, seleksi PKM Nasional, sampai bagaimana strategi lolos PKM Nasional. Selain itu pemateri juga memaparkan bagaimana cara mendapatkan ide kreatif untuk diajukan ke dalam proposal PKM. Menurut Nunuk, ide yang diwujudkan dalam PKM yaitu ide yang kreatif dan belum sama sekali digunakan orang lain.

Acara yang berlangsung selama  kurang lebih 3 jam ini sangat menarik. Acara ini tidak hanya ditujukan pada mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati tapi juga kalangan umum dan dosen. Antusiasme  para peserta dalam menyimak paparan dari  materi yang telah disampaikan juga sangat baik dibuktikan dengan banyaknya penanya pada sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diberikan unik – unik dan menarik, berawal dari pertanyaan tentang jenis PKM dan mendapatkan ide kreatif serta bagaimana cara membuat latar belakang yang menarik sehingga reviewer merasa tertarik pada  proposal PKM yang telah dibuat. Selain itu, Nunuk mewanti-wanti agar taat aturan dalam penulisan karena sebagai seleksi tahap satu yang harus dilalui.

Penyelenggara acara workshop ini berharap setelah acara ini diselenggarakan mahasiswa yang mengajukan proposal PKM semakin banyak dan dapat lolos menuju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

By Khurin S.

 

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN: MEMBEKALI PENGURUS DENGAN PENGELOLAAN ORGANISASI

Stikes Bakti Utama Pati melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) untuh para pengurus baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himka Prodi S1 dan Profesi periode 2021-2023. Adapun acara ini dilaksanakan untuk melatih dan mengembangkan jiwa kepemimpinan pengurus organisasi di lingkup Stikes BUP.

 

Kegiatan ini dilaksanakan pada 24 &31 Desember 2021 bertempat di Auditorium Stikes BUP, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pengurus BEM dan Himka Prodi S1 dan Profesi periode 2021-2023 serta Himka Diploma Tiga Kebidanan. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Himka prodi D3. Acara tersebut dimulai pukul 13.00 setelah pelantikan BEM dan Himka Prodi S1 dan Profesi periode 2021-2023.

 

Sambutan sekaligus pembukaan acara oleh ketua Stikes Bakti Utama Pati, Irfana Tri Wijayanti S.Si.T., M.Kes.,M.Keb. Dalam sambutannya, Irfana menyampaikan bahwa dalam berorganisasi beliau mengibaratkan bahwa seperti jarum detik pada sebuah jam yg terus berputar tanpa membandingkan dengan yang lain yang hanya diam, artinya kita harus bisa menjadi awal pergerakan dan awal kemajuan walau itu dimulai dari hal yang kecil.

 

LDk hari pertama yaitu penyampaian dua materi yang disampaikan oleh 2 narasumber oleh wakil ketua III yaitu Uswatun Kasanah S.Si.T,. M.Kes. dengan tema “Tata kelola Organisasi Kampus”. Materi selanjutnya “Penyusunan Proposal kegiatan” oleh Yuli Irnawati S.Si.T,. M.Kes.

 

Dilanjutkan LDK hari ke-2 pada tanggal 31 Desember 2021 yaitu penyampaian 4 materi oleh 4 narasumber yang berbeda. Materi pertama disampaikan oleh Siti Marfu’ah S.Si.T,. M.PH. dengan tema “sistem Organisasi Kepemimpinan”, beliau menyampaikan bahwa kaum intelektual (mahasiswa) mempunyai potensi lebih untuk dikembangkan dan dirubah melalui ilmu yang di dukung dengan kreativitas dan softskill yang berdayasaing lewat berorganisasi.

 

Materi kedua disampaikan oleh Uswatun Kasanah S.Si.T,. M.Kes dengan tema “Publick Speaking dan Teknik Presentasi”. Beliau menyampaikan sebelum melakukan publik speaking kita harus memperhatikan beberapa hal , diantaranya yaitu siapa, melalui apa, tujuan, dan dimana akan melakukan publik speaking tersebut.

 

Materi ketiga disampaikan oleh Sifa Altika dengan tema “Keterlibatan Mahasiswa Dalam Kegiatan Penelitian dan Pengabdian”, dan materi terakhir disampaikan oleh Riyantika (ketua BEM periode 1) dengan tema “Administrasi Organisasi Kemahasiswaan”

Acara LDK tersebut berlangsung secara khidmad dan lancar, tentunya tetap dengan mematuhi protokol kesehatan karena masih dalam kondisi pandemi. Selesai penyampaian materi terakhir, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama narasumber. Acara Tersebut ditutup pada pukul 17.30 WIB (By Ratri S1 Bidan)

Pelantikan Pengurus BEM Periode II dan Himka S1 & Profesi STIKes Bakti Utama Pati

Pati – Pada 24 Desember 2021

Bertempat di aula STIKes Bakti Utama Pati diselenggarakan kegiatan pelantikan pengurus baru Badan Eksekutif Mahasiswa periode 2 dan Himpunan Mahasiswa Kebidanan prodi sarjana dan profesi. Sebagai organisasi kemahasiswaan di internal kampus STIKes BUP.

Dengan diadakannya pelantikan pengurus baru dalam organisasi BEM maupun Himka diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar kepada STIKes dari pada pengurus sebelumnya.

Kegiatan  Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara khidmat dan dilanjutkan dengan pembacaan SK pencabutan BEM periode 1, SK penetapan Himka prodi sarjana dan profesi, SK penetapan BEM periode 2 yang dibacakan oleh Wakil Ketua III, Ibu Uswatun Kasanah. Selanjutnya pengurus membaca pakta integritas secara bersama-sama serta penandatanganan pakta integritas yang dilakukan secara simbolis. Penyerahan SK yang diserahkan oleh Ketua STIKes Bakti Utama Pati kepada ketua BEM  (Stefani Dhea Firnanda) dan Ketua Himka prodi Sarjana dan Profesi (Sonyed Dwi Lutfyah).

Doc. Pelantikan oleh Ketua STIKes

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bendera kepada ketua dari masing masing organisasi yang dilakukan oleh Ketua BEM periode 1 Riyantika kepada ketua BEM periode 2 Stefani Dhea Firnanda serta Ketua Prodi Sarjana Kebidanan, dari  Kaprodi Sarjana Kebidanan kepada Ketua Himka Sonyed Dwi Lutfyah.

Doc. Pembacaan Pakta Integritas

Dalam sambutannya, Riyantika menyampaikan selamat dan sukses  kepada para anggota baik BEM maupun Himka yang baru dilantik. Harapannya anggota baru dapat melanjutkan perjuangan pengurus sebelumnya dan dapat membuat progam kerja yang lebih kreatif dan inovatif. Berbeda dengan Ketua BEM periode 1, Dhea selaku ketua BEM periode 2 memberikan amanat agar kita para anggota selalu berkerja sama dan berkomunikasi dengan baik antar anggota maupun organisasi, begitu pula dengan Sonyed selaku ketua Himka.

Dalam sambutannya, Ibu Irfana menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah penyampaian amanah dan titik awal dalam menjalankan tugas di organisasi. Sebagai organisasi yang berada dib awah naungan STIKes dan telah menandatangani pakta integritas bahwa setiap anggota bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pokok sebagai pengurus BEM maupun Himka. Setiap tugas ataupun kegiatan pasti ada rasa, senang, gembira, penuh tantangan, kesulitan mengatur jadwal kuliah dan lainnya yang kesemuanya merupakan dinamika dalam suatu organisasi.

Selanjutnya Ketua STIKes ibu Irfana berpesan agar para anggota yang dilantik untuk senantiasa mencintai pekerjaan dan bekerja keras tanpa memikirkan hasil akhirnya seperti apa, ibarat detik jarum pada jam yang tidak pernah berhenti berputar, selalu bergerak, tanpa menghiraukan hasil. Hasil adalah bonus, sementara “senantiasa bergerak” adalah keharusan. Mengakhiri sambutannya, ibu Irfana mengucapkan selamat bertugas kepada para pengurus baru dan mendoakan semoga Allah SWT senantiasa membimbing, menolong semua dalam menjalankan tugas.

Akhirnya acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Sie Kerohanian BEM, Harisma Yulianti. Saat ini, pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa periode 2 maupun Himpunan Mahasiswa Kebidanan Prodi Sarajana dan Profesi telah resmi dilantik dan siap menjalankan tugas dan kegiatan berlandaskan visi misi STIKes dan masing masing organisasi.

(Evita Nurrul Agustin)

Musyawarah Badan Eksekutif Mahasiswa STIKES Bakti Utama Pati

Mahasiswa Asal Jakarta Pusat ini Terpilih sebagai Ketua BEM periode II Hasil MusBEM STIKes Bakti Utama Pati

Jumat, 26 November 2021, pembukaan MusBEM STIKes BUP di auditorium

Kegiatan Musyawarah Badan Eksekutif Mahasiswa dilaksanakan di STIKes Bakti Utama Pati. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati baik dari prodi Sarjana Kebidanan maupun  Diploma Tiga Kebidanan. Tidak hanya itu para kandidat ketua BEM seperti Navisha Krisdyana Ababil, Stefani Dhea Firnanda, Sonyed Dwy Lutfiyah, Putri Canda Winarni dan Evita Nurrul Agustin juga hadir dalam kegiatan penting ini.

Kegiatan Musyawarah Badan Eksekutif Mahasiswa atau yang sering disebut sebagai MUSBEM dilaksanakan dengan penuh khidmat, dipimpin oleh ketua Musbem Tiah. Dimulai dari pembukaan kegiatan MUSBEM yang dibuka oleh Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan. Musbem diawali dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) oleh Ketua BEM periode I. Laporan pertanggungjawaban ini disampaikan secara rinci dan runtut oleh Riyantika, selaku Ketua BEM periode I dan telah diterima secara aklamasi oleh seluruh Mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati.

Kegiatan selanjutnya yaitu penghitungan suara yang dilakukan oleh segenap panitia. Dengan disaksikan oleh seluruh mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati, penghitungan suara pun berlangsung sangat seru dan menegangkan.

Penghitungan suara dilakukan secara bersih dan jujur tanpa ada kecurangan apapun. Setelah dipastikan bahwa kotak suara telah kosong, panitia pun mengumumkan hasil dari penghitungan suara dari masing-masing kandidat. Stefani Dhea Firnanda (mahasiswa asal Jakarta Pusat) sebagai kandidat dengan suara terbanyak pun terpilih menjadi ketua BEM periode II sesuai hasil musyawarah dewan formatur.

Segenap panitia MusBEM STIKes BUP

Terpilihnya ketua BEM periode II ini juga disusul dengan terbentuknya struktur organisasi BEM periode II. Dengan terbentuknya stuktur organisasi BEM yang baru, rapat kerja dari masing-masing bidan pun dilakukan. Dan hasil rapat kerja juga telah disahkan hari itu juga. Harapannya hasil dari rapat kerja yang berupa progam kerja dapat dilaksanakan dengan baik dan bermanfaat bagi institusi serta masyarakat sekitar STIKes Bakti Utama Pati

KAMPANYE TERBUKA DAN DEBAT PEMILIHAN KETUA BEM PERIODE 2021-2022

November 19, 2021

Sebagai negara demokrasi, kita bangsa Indonesia tentunya memiliki hak yang sama untuk memilih calon pemimpin yang nantinya dapat mengubah hidup bangsa ini. Begitu pula STIKes Bakti Utama Pati yang menyelenggarakan kampanye terbuka dan debat yang bertajuk “Pesta Demokrasi” bagi kandidat ketua BEM untuk periode 2021-2022 di auditorium STIKes Bakti Utama Pati, kemarin (19/11)

Dalam kesempatan tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa selaku penyelenggara mengundang mahasiswa dari semua prodi (profesi bidan, S1 & D3 kebidanan) sebagai peserta audience. Dan kelima kandidat ketua BEM yaitu; Navisha Krisdyana Ababil, Stefani Dhea Firnanda, Sonyed Dwy Lutfyah, Putri Canda Winarni, dan Evita Nurrul Agustin.

Kelima kandidat ketua BEM STIKes Bakti Utama Pati periode 2021-2022.

Adapun kegiatan dalam kampanye terbuka tersebut yaitu penyampaian visi, misi dan program kerja dari tiap kandidat, terjadi sesi tanya jawab yang dilakukan oleh kandidat dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh audience. Dan juga terdapat debat antar kandidat dengan ketua BEM.

Kandidat memaparkan visi, misi dan program kerja dalam kampanye terbuka bertajuk “Pesta Demokrasi” di Pati, kemarin (19/11).

Seorang audience mengajukan pertanyaan kepada kandidat dalam kampanye terbuka bertajuk “Pesta Demokrasi” di Pati, kemarin (19/11).

Uswatun Kasanah sebagai Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan menyampaikan kepada mahasiswa agar dapat mempertimbangkan pilihan mereka terhadap para kandidat berdasarkan program mereka.

“Pada kesempatan tersebut, seluruh mahasiswa mendapatkan pemaparan tentang visi, misi maupun program dari setiap kandidat. Dan itu dapat menjadi pertimbangan bagi calon pemilih untuk dapat mendukung kandidat yang akan dipilihnya nanti”, pungkasnya. (19/11_Fyah-Iyuz)

Kandidat menanggapi pertanyaan audience dalam kampanye terbuka bertajuk “Pesta Demokrasi” di Pati, kemarin (19/11).

STIKES BAKTI UTAMA PATI MENGELAR PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI TAHUN 2021

Pati, STIKes Bakti Utama Pati menggelar agenda tahunan berupa pemilihan mahasiswa berprestasi atau pilmapres bagi mahasiswa yang berpotensi di bidang akademik dan non akademik. Acara ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa dari program studi Diploma 3 Kebidanan dan Sarjana Kebidanan.

Acara yang berlangsung secara daring dan luring sesuai protokol kesehatan ini menghadirkan juri Ibu Uswatun Kasanah dan Ibu Naomi Parmila Hesti Savitri.

Acara pemilihan mahasiswa berprestasi STIKes Bakti Utama Pati ini melalui 3 kali eliminasi sebelum masuk ke final. Tiga orang penerima penghargaan mengusung judul yang sangat menarik untuk mereka presentasikan di depan juri.

Selain item presentasi artikel, juri melakukan penilaian terhadap kemampuan bahasa Inggris, kepribadian, prestasi akademik & non akademik yang pernah diperoleh, keaktifan dalam berorganisasi, keterlibatan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat serta perolehan karya lainnya, misalnya hak cipta.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Earth Day atau Hari Bumi”. Pemilihan tema tersebut lantaran kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga bumi mulai menurun apalagi di era pandemi covid-19 seperti ini. Febrianti Puspitasari sebagai mahasiswa berprestasi 1 mengangkat judul “Pulihkan Bumi Kita di Tengah Pandemi Covid-l9”. Sementara itu, Evita  Nurrul Agustin membawakan judul “Bersahabat dengan Bumi”  dan Riyantika menyuguhkan artikel nya dengan judul “Inovasi Pengelolaan Sampah Medis dengan Memanfaaatkan Handscoon Obgyn dan Selang Infus Bekas Menjadi Alat Peraga Phantom Lengan”.

Sebagai generasi muda dan generasi terpelajar, kita seharusnya sadar akan pentingnya menjaga bumi demi kebaikan masa depan. Kita juga harus mampu memberikan edukasi kepada warga sekitar tentang manfaat yang akan kita peroleh dari menjaga dan melestarikan bumi.

Pada tanggal 30 September 2021, penyerahan penghargaan pilihan mahasiswa berprestasi 2020/2021 dilakukan dan disaksikan oleh para dosen serta mahasiswa baru STIKes Bakti Utama Pati bertepatan dengan penutupan program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2021 secara daring dan luring. Harapannya pemberian penghargaan ini dapat dijadikan sebagai motivasi agar mahasiswa baru terpacu untuk mengembangkan kemampuannya di bidang akademik dan non akademik.

By Vivi & Iyuz

PELATIHAN PENANGANAN GAWAT DARURAT OBSTETRI & NEONATUS” STIKES BAKTI UTAMA PATI KERJASAMA MST-119

STIKes Bakti Utama Pati menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Obstetri dan Neonatal (PPGDON) kerjasama dengan tim Medical Service & Training 119 yang dilaksanakan pada tanggal 05-10 Oktober 2021. PPGDON dilaksanakan secara daring selama 4 hari melalui zoom dan 2 hari secara luring.

PPGDON adalah pelatihan yang berorientasi pada pertolongan penderita sejak pre hospital. Pelatihan ini berfokus pada kemampuan live saving skill, kognitif, afektif maupun psikomotor kegawatdaruratan obstetri neonatus bagi tenaga kesehatan khususnya Bidan, dengan harapan mereka telah memiliki skill dasar dalam penanggulangan kegawatdaruratan serta mampu mempercepat respontime kegawatdaruratan obstetri dan neonatus.

Seperti kita ketahui pelayanan medis membutuhkan kecepatan, ketepatan dan kecermatan dalam pelaksanaannya untuk mencegah kematian maupun kecacatan yang dapat dialami oleh pasien. Untuk itu diperlukan tenaga medis yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menangani kegawatdaruratan medis sehingga kematian pada ibu dan anak dapat dicegah.

PPGDON menjadi rutinitas kegiatan yang diselenggarakan oleh STIKes BUP, namun sempat tidak diadakan karena terkendala adanya Covid-19. Tahun ini STIKes Bakti Utama Pati kembali menyelenggarakan PPGDON bekerjasama dengan MST 119. Jumlah peserta pelatihan pada kesempatan ini sejumlah 49 orang dengan latar belakang mahasiswa, bidan, dan dokter. Pembicara pada pelatihan ini antara lain dokter spesialis obsgyn, spesialis jantung, spesialis bedah ortopedi, spesialis anak, spesialis anestesi, spesialis paru, magister kebidanan dan ners gadar.

Kegiatan PPGDON berjalan dengan lancar dan peserta yang aktif pelatihan PPGDON mendapatkan gift dari inez cosmetics, dari panitia maupun dari MST 119. Dalam acara ini dukung oleh Inez Cosmetics. Bagi peserta PPGDON yang terbaik juga mendapatkan penghargaan dari STIKes Bakti Utama Pati.

Sebagai peserta terbaik 1 adalah Apriana Tri Subekti (Puskesmas Gunungwungkal Pati), peserta terbaik 2: Hesti Inneke Supriyanti (Puskesmas Kaliori Rembang), dan peserta terbaik 3: Emi Rusmiyanti (Puskesmas Jaken Pati).

Selain itu, peserta yang beruntung mendapatkan gift adalah Xaveria (peserta terjauh_Jakarta & aktif), Sri Pinti Rahmawati (peserta paling senior dan aktif), Siti Aisah (pendaftar pertama & aktif), Aninditya (non bidan & aktif), Eva Eiji, Sudarni, Istiani serta Nisa Ainul Mufidah. Mereka semua adalah peserta teraktif. Selain itu, ada doorprize kejutan yang diberikan kepada Setiani.

Siti Aisah sebagai perwakilan peserta dalam memberikan kesan & pesannya menuturkan bahwa mereka sangat puas atas penyelenggaraan PPGDON ini, meskipun pelatihan secara luring tetap menjadi pilihan terbaik. “Pertemuan yang hanya 4 hari daring dan 2 hari luring ini terasa begitu singkat. Kami sangat berterima kasih karena pelatihan ini memberikan kami pengetahuan dan keterampilan baru, terutama dalam penanganan gawat darurat non kebidanan. Dalam penanganan kegawatdaruratan kebidanan, kami dapat meningkatkan kompetensi memberikan kegawatdaruratan perdarahan persalinan, resusitasi neonatus, manual plasenta, serta penyulit kala 2”. Lebih lanjut Siti Aisah mengatakan, “Hal lain yang sangat menunjang pelayanan kegawatdaruratan kebidanan adalah adanya skill di stase EKG, evakuasi dan balut bidai, initial assesment, RJP bersama Ners gadar”.

 

By Tika & Iyuz

Siapkan Mahasiswa Unggul, STIKes Bakti Utama Pati Gelar PKKMB Secara Daring dan Luring

 

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau biasa disebut PKKMB merupakan wahana bagi Perguruan Tinggi untuk memperkenalkan dan mempersiapkan mahasiswa baru dalam proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru, memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi agar kelak mahasiswa akan menjadi alumni yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, cinta tanah air serta berdaya saing global.

PKKMB STIKes Bakti Utama Pati telah usai. Kegiatan tersebut berlangsung selama 4 hari. Dimulai dari tanggal 27 September 2021 s.d. 30 September 2021 pukul 07.00 – 16.00 WIB. Dengan sistematika 3 hari dilaksanakan secara daring via Zoom Meeting dan 1 hari secara luring di Ruang Aula STIKes Bakti Utama Pati.

 

PKKMB STIKes Bakti Utama Pati ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus. Sedangkan tujuan-tujuan lain diantaranya :

  1. Menanamkan kesadaran berbangsa, bernegara, bela negara, serta peduli lingkungan dan masyarakat sesuai dengan 4 (empat) pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika).
  2. Memperkenalkan sistem pembelajaran dan kehidupan sivitas akademika di perguruan tinggi dengan menanamkan nilai nilai dasar pendidikan dan Perguruan Tinggi.
  3. Memperkenalkan hak dan kewajiban sebagai mahasiswa, sebagai insan pra dewasa, bagi diri dan lingkungan sekitar.
  4. Mewujudkan kampus yang ramah (inklusif), aman dan sehat.
  5. Memperkenalkan kiat sukses belajar dan mengembangkan diri di Perguruan Tinggi melalui konsepsi dan praktik Merdeka Belajar: Kampus Merdeka.
  6. Merancang hari esok generasi unggul yang mandiri dan bertanggung jawab.
  7. Mewujudkan mahasiswa menjadi pembelajar yang lincah dan tangguh (powerful agile learner).

Meskipun dilaksanakan secara daring, baik mahasiswa D3, S1, maupun Pendidikan Profesi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PKKMB dengan baik. Pelaksanaan PKKMB hari ke-4 di Ruang Aula pun berjalan dengan efektif dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dari kegiatan tersebut, diharapkan dapat menuai hasil diantaranya :

  1. Mahasiswa memahami dan mengenali lingkungan barunya, terutama organisasi dan struktur perguruan tinggi, sistem pembelajaran dan kemahasiswaan.
  2. Meningkatnya kesadaran berbangsa, bernegara, dan cinta tanah air dalam diri mahasiswa baru.
  3. Mahasiswa memahami arti pentingnya pendidikan yang akan ditempuhnya dan pendidikan karakter bagi pembangunan bangsa serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Terciptanya persahabatan dan kekeluargaan antar mahasiswa, dosen serta tenaga kependidikan.

Salah seorang mahasiswa dari prodi S1 Kebidanan, Stefani Dhea Firnanda mengaku sangat senang dapat mengikuti PKKMB STIKes Bakti Utama Pati Tahun 2021.

“Menyenangkan, ditambah dengan pembicara-pembicara yang sangat berkompeten. Materi yang diberikan sangat membantu saya sebagai mahasiswa baru sehingga saya bisa mengetahui bagaimana STIKes Bakti Utama Pati, mengetahui kiat sukses belajar dan pengembangan diri melalui konsep Merdeka Belajar, etika menjadi mahasiswa dan bersosial media, serta sistem perkuliahan yang ada. Selain itu, saya juga bisa memiliki banyak teman dari berbagai penjuru daerah.”

Selain kesan yang menyenangkan, mahasiswa asal kota Jakarta Pusat tersebut juga memiliki harapan terhadap kegiatan PKKMB STIKes BUP tahun ini.

“Semoga dengan adanya PKKMB ini, saya dan teman-teman bisa menjadi mahasiswi yang berakhlak baik dan berbudi luhur, memahami arti pentingnya pendidikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menghargai sesama seperti teman satu angkatan, kakak tingkat, dosen, dan staff lainnya.”

Walaupun dilaksanakan secara daring, tetapi PKKMB STIKes Bakti Utama Pati tahun ini mendapat kesan yang menyenangkan bagi mahasiswa baru STIKes BUP.

S1 Reguler_Stefani Dhea Firnanda